Alternatif 1: LeadPages

Fitur: Lead magnet, Optin form, Landing Page,

Ini kelebihan dari LeadPages:

  • Sangat mudah digunakan
  • Bisa digunakan di website manapun
  • Bisa juga untuk membuat landing page, anda harus punya website sendiri
  • Punya fitur A/B test
  • Punya fitur tracking dan analytics yang sangat lengkap
  • Lead magnet dikirimkan secara otomatis lewat email

Ini kekurangan dari LeadPages:

  • Lebih mahal daripada pilihan lainnya
  • Desain landing page dan optin form tidak terlalu fleksibel, meskipun pilihannya ada banyak
  • Banyak fitur yang mungkin tidak anda butuhkan
  • Butuh biaya tambahan untuk email service (seperti MailChimp atau Aweber)

Alternatif 2: ThriveLeads (WordPress Plugin)

Fitur: Kustomasi Flexible, Thrive content builder

Ini kelebihan dari ThriveLeads:

  • Desain sangat fleksibel
  • Punya banyak jenis optin form
  • Punya fitur A/B test
  • Punya fitur analytics yang cukup lengkap
  • Bisa mengirimkan lead magnet secara otomatis, tapi butuh email service provider tambahan untuk menggunakan fitur ini
  • Hanya perlu bayar sekali seumur hidup

Ini kekurangan dari ThriveLeads:

  • Hanya bisa digunakan di WordPress
  • Kalau anda punya banyak website, semua data terpisah di masing-masing website
  • Sedikit lebih rumit kalau anda punya banyak lead magnet
  • Butuh biaya tambahan untuk email service (seperti MailChimp atau Aweber)
  • Tidak (belum) bisa digunakan untuk melakukan segmentasi, kecuali kalau anda menggunakan email service seperti ConvertKit atau ActiveCampaign

Alternatif 3: ConvertKit

Fitur: Email service, Email list management, Lead magnet, landing page, Optin form

Ini kelebihan ConvertKit:

  • Bisa langsung membuat landing page, tidak butuh website
  • Tidak butuh email service tambahan seperti MailChimp atau Aweber karena sudah termasuk di dalamnya
  • Lead magnet dikirimkan secara otomatis lewat email
  • Punya fitur otomatisasi yang lebih canggih daripada email service lain
  • Relatif murah dibadingkan fitur-fitur yang diberikan

Ini kekurangannya:

  • Belum banyak pilihan desain landing page dan optin form (tetapi bisa diintegrasikan dengan ThriveLeads)
  • Belum bisa digunakan untuk mendapatkan informasi selain nama dan email (misalnya no. Telepon)
  • ConvertKit masih tergolong baru, integrasinya belum terlalu banyak kalau dibandingkan dengan email service lain

Alternatif 4: MailChimp + SumoMe

MailChimp dan SumoMe sebetulnya tidak bisa digunakan untuk mengirimkan lead magnet, kita hanya bisa membawa para pendaftar ke halaman tertentu.

Ini kelebihan MailChimp + SumoMe:

  • SumoMe punya versi gratis
  • MailChimp gratis sampai 2000 subscriber pertama

Ini kekurangannya:

  • Pengaturan awal lebih repot
  • Lead magnet tidak bisa dikirimkan secara otomatis, harus dikumpulkan di dalam satu halaman
  • SumoMe versi gratis fiturnya sangat terbatas, sedangkan versi premiumnya mahal
  • MailChimp versi gratis tidak bisa mengirimkan email secara otomatis
  • Tidak bisa melakukan segmentasi

Menggunakan ConvertKit untuk membuat optin form dan mengirimkan lead magnet

Langkah 1: Daftar di ConvertKit

Paket harga termurah dari ConvertKit adalah $29 untuk 0-1000 subscriber.

Langkah 2a: Buat form baru di ConvertKit

Di ConvertKit, kita bisa membuat banyak form. Kalau kita membuat 5 lead magnet kita membuat 5 form. Hal ini agar pengunjung dari form A dikirim ke lead magnet A. Supaya tidak bercampur aduk.

Caranya, masuk ke menu Form. Klik tombol “+ Create Form”.

Anda akan diberikan 2 pilihan, membuat landing page atau form. Silakan pilih Form.

Setelah itu pilih template desainnya dan lakukan kustomasinya di halaman ini.

Klik Save.

Klik tombol View untuk melihat hasilnya. Setelah puas masuk ke menu Settings.

Ubah nama formnya supaya anda tidak bingung kalau punya banyak form. Di halaman ini anda juga bisa memilih kemana pengunjung diarahkan setelah mendaftar.

Selanjutnya masuk ke menu Incentive Email dari sebelah kiri.

Disinilah anda bisa mengubah apa isi email yang dikirimkan kepada pendaftar dan mengupload lead magnet anda. Setelah selesai, klik save.

Langkah 2b: Buat landing page di ConvertKit

Ini kalau anda tidak punya website, maka anda harus membuat landing page. Di landing page inilah para pengunjung bisa mendaftar.

Lalu pilih desain yang paling anda sukai. Setelah itu ubah tulisan, warna dan elemen lain dalam landing pagenya. Dan terakhir klik save.

Setelah itu buat formnya seperti langkah 2a diatas.

Langkah 3: Pasang form ke website anda

Khusus bagi yang menggunakan form saja,

Kita kembali ke menu Settings tadi.

Kemudian masuk ke menu Style.

Di bagian “Show this form as”, ada 3 pilihan:

  1. Inline: formnya akan muncul langsung di halaman anda
  2. Modal: halaman website anda digelapkan dan form anda muncul sebagai popup
  3. Slide-in: formnya akan muncul dari sebelah kanan bawah website

Pilih yang manapun sesuai kebutuhan anda. Setelah itu Save.

Sekarang kita masuk ke menu Embed.

Di sini anda akan melihat ada satu baris JavaScript, copy script ini.

Langkah terakhir, masuk ke website anda. Kemudian buka halaman dimana anda ingin menampilkan form tersebut.

Misalnya di gambar ini saya ingin menampilkan di dalam artikel di WordPress:

Klik Text sewaktu mengedit, kemudian paste script tadi di posisi yang anda inginkan. Selesai.

Sekarang setiap kali pengunjung memasukkan emailnya, mereka akan secara otomatis mendapatkan lead magnet anda dan mereka akan terdaftar sebagai list anda.


Menggunakan MailChimp + SumoMe

Langkah 1: Daftar akun di MailChimp dan buat list baru

Kemudian buat list baru. Caranya, masuk ke menu List, dan klik tombol Create List:

Langkah 2: Instalasi dan daftar akun SumoMe

Silahkan menuju SumoMe lalu masukkan alamat website anda. Lanjutkan dengan memasukkan alamat email dan password.

Setelah itu anda akan dibawa ke halaman ini:.

Di halaman ini ada panduan instalasi untuk WordPress, Blogger, Tumblr, dan platform website lainnya.

Kalau anda tidak menggunakan CMS, copy kode JavaScript yang diberikan. Setelah itu paste di bagian heading HTML anda.

Hampir selesai.

Setelah itu, anda akan melihat kotak biru seperti ini di pojok kanan atas website anda:

Klik, lalu buka Sumo Store.

Install aplikasi bernama List Builder.

Langah 3: Mengintegrasikan SumoMe dengan MailChimp

uka List Builder yang baru anda install tadi.

Di menu sebelah kiri, klik Services. Kemudian klik logo MailChimp (paling atas). Akan muncul jendela popup.

 

Ikuti instruksi yang ada sampai jendele tertutup otomatis.

Langkah 4: Mempersiapkan halaman konfirmasi dan halaman lead magnet

Buat 2 halaman ini di website anda:

Pertama, halaman konfirmasi: pengunjung akan dibawa ke halaman ini setelah mereka mendaftarkan emailnya. Tulis instruksi yang meminta mereka membuka email dan klik tombol konfirmasi dari MailChimp.

Contoh halaman konfirmasi
Contoh halaman konfirmasi

Kedua, halaman terima kasih: setelah menekan tombol konfirmasi, mereka akan dibawa menuju halaman ini. Upload lead magnet anda kemudian taruh link-nya di halaman ini. Jangan lupa ucapkan terima kasih.

Contoh dari PanduanIM:
Contoh dari PanduanIM:

Langkah 5: Pengaturan List Builder SumoMe

Buka lagi aplikasi List Builder anda dengan cara yang sama seperti di atas. Kemudian pilih menu Design di sebelah kiri.

Ubah tulisan dan warnanya sesuai selera anda. Kemudian save.

Selanjutnya, klik menu Behavior di sebelah kiri.

Atur Mode dan Frequency sesuai keinginan anda. Saya biasanya menggunakan Manual, display after 60 seconds, dan frequency 4 days.

Setelah itu ganti Success Redirect URLnya menjadi link ke halaman konfirmasi anda.

Langkah 6: Pengaturan terakhir MailChimp

Buka MailChimp, masuk ke menu List dan klik nama list yang baru anda buat tadi.

Kemudian masuk ke menu Signup Forms.

Pilih General Forms:

Selanjutnya ikuti gambar ini:

Tanda panah kedua adalah halaman yang berisi lead magnet anda. Selesai.

Sekarang setiap kali ada yang mendaftar, mereka akan dikirimkan link konfirmasi dan dibawa ke halaman lead magnet anda.

Advertisements