Analisa semi-otomatis – dengan Long Tail Pro

  • Klik Find Keywords, kemudian klik ‘Add My Own Keywords’

Pastekan semua keyword yang ingin dicari

  • Klik ‘Calculate’ untuk mendapatkan tingkat persaingannya

 


2. Menentukan prioritas keyword

Kira-kira seperti ini pertimbangannya:

  1. Hindari keyword dengan volume (Avg. Monthly Searches) rendah tapi difficulty tinggi
  2. Prioritaskan keyword dengan volume tinggi dan difficulty rendah
  3. Prioritaskan keyword dengan volume menengah dan difficulty sangat
  4. Prioritaskan keyword dengan volume rendah, difficulty rendah, tapi sangat relevan dengan target pasar anda
  5. Prioritaskan semua keyword yang sangat relevan, terlepas dari difficulty-nya
  6. Hapus keyword yang tidak masuk akal.

Ada 2 hal lagi:

Pertama, jangan hapus keyword-keyword dengan volume dan difficulty tinggi. Ini masih bisa digunakan nanti saat website anda sudah cukup besar.

Kedua, ada baiknya anda lakukan analisa manual lagi berdasarkan panduan sebelumnya untuk website-website di halaman pertama Google untuk tiap keyword yang anda incar. Karena angka persaingan tidak selalu akurat.

Untuk mencatat prioritasnya, buat kolom baru bernama Priority di Excel anda. Kemudian masukkan angka dari 1, 2, 3,… sesuai prioritas yang anda inginkan.

Prioritas berdasarkan jenis keyword

Selain persaingan dan volume, ada satu pertimbangan lagi: search intent.

 


3. Memahami jenis konten yang tepat untuk keyword tertentu

contoh kasus:

  • Keyword: “jual canon 60d”. Konten: halaman penjualan produk Canon 60D.
  • Keyword: “jual kamera dslr”. Konten: homepage dari toko online yang menjual kamera (karena keywordnya tidak spesifik).
  • Keyword: “kamera dslr”. Konten: penjelasan kamera DSLR.
  • Keyword: “kamera dslr terbaik”. Konten: artikel berisi daftar kamera DSLR terbaik
  • Keyword: “canon 60d”. Konten: halaman produk Canon 60D dari website resmi Canon

 


4. Menggunakan keyword di dalam konten

Google telah merubah algoritman menjadi hummingbird.

Dengan adanya Hummingbird, Google bisa paham TOPIK dari sebuah halaman meskipun kita sama sekali tidak menulis keywordnya.

Gunakan keywordnya sebagai topik saja, kemudian buatlah konten yang “apa adanya” tanpa perlu pusing dimana menempatkan keyword tersebut.

Advertisements